Tampilkan postingan dengan label islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islami. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

AL QIYADAH WAL JUNDIYAH


Penulis: Mushthafa Masyhur
 
Kaum muslimin tidak boleh lemah, takluk, tunduk, dan tidak berdaya dalam menghadapi kenyataan berupa keterjatuhan dan kekuatan musuh. “Dan perangilah mereka supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata bagi Allah.” (Qs. Al-Anfal: 39).

Berjuang membela agama Allah, Islam, adalah kewajiban setiap muslim. Kaum muslimin juga wajib membela dan melindungi bumi Islam dan kehormatan kaum muslimin, seperti mesjid al-Aqsha. Kaum muslimin juga harus memperluas dakwah Islamiyah di seluruh dunia. Semua ini adalah jalan agar tidak ada pemerintahan yang zalim dan agar Islam tetap ada di hati setiap muslim. 

KEWAJIBAN BERAMAL JAMA’I

Rabu, 02 November 2011

VIRUS UKHUWAH

Pertemanan dan persahabatan tentu suatu keniscayaan bagi kita, makhluk sosial. Demi keberlangsungan hubungan ini, perlu nilai-nilai moral –yang pada dasarnya ada dalam Islam- agar tercipta keharmonisan. Pada kaidah falsafah, harmoni lahir karena perbedaan. Tentu, perbedaan yang saling menghormati dan saling menjaga. Alunan orchestra yang terdiri dari berbagai macam alat musik dengan nada yang berbeda, bisa menghasilkan karya yang luar biasa karena mereka sepakat dalam nilai dan aturan yang menaungi mereka. kapan biola harus ‘menampilkan dirinya’, violin tidak sombong dan memberikan persembahan terbaiknya saat waktunya tiba. Begitu juga dengan alat musik lainnya. Maka, kita dalam pertemanan (dan persahabatan) juga harus begitu

‘ADAMUL HIQDI WAL HASAD

Pokok bahasan:
Makna al hiqdu wal hasad
Hukum al hiqdu wal hasad
Tercelanya al hiqdu wal hasad
Sebab-sebab munculnya al hiqdu wal hasad
Tingkatan-tingkatan al hiqd wal hasad
Akibat dari al hiqdu wal hasad
Terpujinya meninggalkan al hiqd wal hasad
Kiat menghilangkan al hiqd wal hasad

Alhiqdu (dengki) dan Hasad (iri) adalah sifat tercela, umumnya diawali dengan marah yang berlebihan. Marah ada pangkal hiqd dan hasal. Kita harus menghindari marah karena bisa menjadi pangkal kebencian.
Al-hiqdu menurut Imam Al-Ghazali, dalam kitabnya Ihya ulumuddin, adalah hati yang selalu diliputi marah, enggan untuk menghilangkannya sehingga melekat dalam dirinya. Al-hiqdu membuat hati seseorang selalu gelisah terhadap orang yang didengki, sehingga melahirkan penyakit al hasad yang hatinya selalu tidak senang terhadap nikmat yang didapat orang lain, berharap nikmat tersebut hilang darinya atau membenci orang yang mendapatkan kenikmatan dan bergembira jika musibah menimpa diri orang yang dihasadnya.

HUKUM AL-HIQD WAL HASAD
Hukum al-hiqdu dan al-hasad adalah

Selasa, 11 Januari 2011

‘ADAMUL HIQDI WAL HASAD

Sahabat, tahukah apa arti ‘ADAMUL HIQDI WAL HASAD? Ci sempat mencoba mencari penjelasan tentang ini dengan bertanya ke Om Google, tidak ada jawaban yang memuaskan. So, Ci sudah posting tentang ‘ADAMUL HIQDI WAL HASAD. Silakan lihat di sini